Hellow...
Selamat datang bulan Maret.. bulannya aku... hehehehe....
Hari ini bukan mau cerita detil soal kehamilan seperti yang sudah ditulis di post sebelumnya, tulisan ini lebih lebih saya tujukan kepada pasangan hidup saya, calon papa bagi anak saya, hehehe...
Seperti yang saya bilang bahwa saya harus berjuang ekstra untuk kehamilan ini, apalagi diawal-awal, terlalu banyak drama dan ketakutan yang terjadi, mulai dari masa-masa mual diawal kehamilan, ditemukannya kista yang besar dan harus diangkat pada saat kehamilan menginjak 17w, tetapi perjuangan ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, saya bersyukur walaupun awal perjalanan kehamilan sampai sekarang ini lumayan berat buat saya, tapi saya tidak sendiri. Saya punya suami yang luar biasa bagi saya, secara fisik mungkin dia tidak merasakan seperti yang saya rasakan, tetapi secara batin saya tau dia mengalami hal yang tidak mudah untuk dilewatinya.
Ketika saya merasa down pada masa awal kehamilan dan pada saat ditemukannya kista sampai pada tahap operasi, saya masih punya suami yang menopang saya, yang menguatkan saya, yang melakukan apa saja untuk kebaikan saya dan calon anak kami, padahal saya juga sadar, bahwa hal ini pun bukan hal yang mudah untuk dilaluinya, tetapi dia berhasil membuat saya bangkit, membuat saya semangat lagi, membuat saya mampu melewati masa-masa berat itu.