Jumat, 24 Maret 2017

REKSADANA (1)




Mau cerita sedikit tentang reksadana. Kenapa sedikit? karena ilmu saya juga masih dikit banget, ikutnya juga masih kecil-kecilan banget, jadi informasi yang mau dibagi ya cuma bisa sedikit hehehe...

Baiklah, kita mulai dari "Apa itu reksadana?"

Saya sih ga mau jelasin terperinci, silahkan googling aja, informasi yang dimuat cukup lengkap. Jangan males baca, ah, karena ada kata-kata yang selalu terngiang diingatan saya (tapi lupa baca darimana), yaitu "invest your time before invest your money", so sebaiknya kita pelajari lebih dalam mengenai suatu instrumen investasi sebelum terjun lebih dalam lagi dengan menginvestasikan uang kita kedalamnya.

Saya cukup berminat dengan reksadana ini cukup lama, tapi dulu masih males banget cari tau lebih dalam, dan selalu menunda-nunda untuk mencari informasinya, karena dulu mah mikirnya ah belum perlu ini, ah ntar aja, ah untuk apa juga, ah udah ada tabungan juga, dan masih banyak ah ah yang lainnya. -_-




Tetapi semenjak punya anak, otak emak-emak saya mulai bekerja, mulai memikirkan masa depan anak saya , mulai mikir biaya ini itu untuk masa depannya, apalagi dengan keadaan ekonomi sekarang yang serba nggak pasti, dan inflasi yang merajalela setiap tahunnya, nabung aja pasti ga akan cukup untuk menutupi nilai inflasi yang meningkat terus tiap tahunnya.

Mulailah dilakukan penelusuran, mulai cari tau instrumen investasi apa yang tepat yang bisa dijalani dengan modal terbatas, tetapi bisa diandalkan untuk melawan inflasi, nah dari situ ketemulah dengan namanya produk reksadana.

Awalnya saya minat untuk buka reksadana disalah satu bank yang dekat dengan kantor tempat saya bekerja saat ini, yaitu Bank Comm**wealth, karena baca banyak sekali review bagus mengenai reksadana di bank ini, apalagi akses beli dan jualnya ga seribet bank-bank lain, dan nilai investasi autodebet yang bisa dimulai dengan hanya 100rb rupiah saja perbulannya.

Datanglah saya ke bank tersebut bersama teman kantor saya yang berminat juga untuk buka tabungan reksadana disana. sesampainya disana kita ketemu dengan customer sevice-nya yang ramah, tetapi beliau tidak mengerti secara dalam mengenai produk reksadana, penjelasan yang disampaikan hanya secara umum seperti yang ada di website bank tersebut, dan sudah saya pelajari sendiri sebelumnya. Kecewa dong saya, udah bela-belain kesana tapi ga dapet informasi seperti yang diinginkan. Customer service-nya meminta maaf karena tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai produk reksadana tersebut, karena menurut beliau ada marketing khusus yang mempunyai sertifikat WAPERD (googling ya yg belum tau) yang pada saat itu sedang keluar kantor, jadi kita diminta untuk meninggalkan nomor telepon untuk dihubungi. Pulanglah kita dengan rasa kecewa karena gagal untuk membuka tabungan reksadana pada hari itu, padahal udah semangat banget loh, apalagi dengan keyakinan semakin cepat buka maka semakin baik.

Sore harinya memang ada telepon dari marketingnya, tapi terdengar seperti kurang semangat untuk membuat janji dengan kami (jangan-jangan karena kami ini calon investor recehan -_-), beliau hanya berjanji untuk menghubungi lagi jika ada waktu nanti, karena beliau sedang banyak janji diluar kantor *penonton kecewa*

Saya dan teman saya tidak berhenti untuk menghubungi marketing tersebut agar dapat segera bertemu, supaya kami dapat segera membeli produk reksadana seperti yang kami inginkan.

Dengan susah payah akhirnya kami dapat membuat janji dengan marketing tersebut, akhirnya kami kekantornya, dan mendapat penjelasan mengenai reksadana dan produk reksadana apa yang akan kami beli. Walaupun penjelasan dari marketingnya kurang memuaskan, tapi kami memutuskan untuk tetap membeli poduk reksadana tersebut, dan untuk awalnya tentu kami harus punya tabungan dulu dibank tersebut agar sistem autodebet tiap bulan lebih mudah seperti yang kami mau. Apakah selesai sodara-sodara??? Ternyata belum..., karena...

Ujung-ujungnya batal aja bokkkk, udah isi data hana hini, tanda tangan sana sini, tetep aja ga jadi buka hari itu, karena customer service nya cuma 1, dan itu juga anak baru yang masih bingung, ditambah komputernya mati, mau pake punya temennya bingung, jadi serba lambat, dan ujung-ujungnya udah mau jam 4 sore aja, jam dimana para bankers mau tutup laporan dong, jadi walopun sudah isi data lengkap, tapi tetep ga bisa juga, karena data belum diinput disistem mereka, alhasil kami disuruh kembali lagi saja besok kesana *penonton kecewa lagi*, ga mikir apa orang kesana tu butuh effort terutama wasting time bangetlah berkali-kali kesana. Tapi itu si masih sabar, kita iyain aja besok kesana lagi. Ga berapa lama pulang dari sana, customer servicenya telepon lagi dong, dibilangnya berkas kita mau dikembaliin dulu, ga bisa mereka pegang karena ada audit gitu deh, ga ngerti juga, so mereka ngutus OB buat balikin berkas kita dan disuruh datang lagi bawa tu berkas besok atau lusanya. Udah deh, udah males banget sumprit dah. Kecewa banget deh dengan service mereka. Untuk keramahan si bolehlah ya, tapi untuk pelayanan produk mengecewakan sekali.

Jadi batal deh untuk buka tabungan dan beli produk reksadana di commbank itu.

Jadi selanjutnya gimana? batal berinvestasi dong? iya batal? ih cemen banget gitu aja!

Ya nggaklah cui, karena niatnya udah bulet mau investasi recehan, jadi kita survei tempat lain dongggg...

Dimana itu?? hmmm... nanti deh bakal disambung lagi.. soalnya ini post udah kepanjangan aja, ntar bisa mabok baca panjang-panjang.

To be continued...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar