Jumat, 20 Maret 2015

Dari Hati




Masih seputar hari kemarin,

Ya, hari ulang tahun saya. Ternyata ibu mertua saya pun ingat bahwa saya sedang berulang tahun. Saya kira tidak akan ada yang ingat kecuali suami dan keluarga saya pribadi maupun teman-teman dekat saya, tapi saya salah, ibu mertua saya ingat, padahal saya pikir beliau akan lupa, apalagi dirumah sedang kedatangan cucu tersayang, yang artinya seperti biasa beliau akan disibukan dengan bermain bersama cucunya sepanjang hari.

Tapi kemarin saya mendapatkan surprise kue ulang tahun yang dibuat oleh beliau sendiri. Sederhana si, sekadar kue, tapi means a lot buat saya. Ditengah-tengah kesibukannya mengurus rumah dan bermain bersama cucu, beliau masih menyempatkan diri untuk membuat kue untuk hari spesial saya.

Dan, pada saat pemotongan kue, beliau berinisiatif untuk memberikan saya suapan kue untuk diabadikan dalam bentuk foto. Saya terharu.

Saya tiba-tiba merindukan seluruh keluarga saya. Saya rindu mama saya, saya rindu papa saya, saya rindu saudara-saudari saya, saya rindu keponakan-keponakan saya.
Saya sangat merindukan mereka ditengah-tengan keluarga besar suami saya. Saya rindu waktu dimana kami bisa bersama-sama berkumpul, tertawa, bercanda, bercengkerama, bercerita. Saya sangat merindukan mereka sekali.





---

Malam harinya sebelum tidur, tidak seperti biasanya saya dan suami ber-pillow talk-ria ( karena biasanya saya sudah tertidur pulas, sedangkan suami sibuk bermain game ). banyak hal yang kami bicarakan kemarin malam. Mulai dari rencana-rencana yang akan kami lakukan sebagai bentuk usaha kami dalam memiliki buah hati selain dengan berdoa tentunya, sharing dari para kawan yang berbagi tips kepada kami, cerita hari-hari dilingkungan kerja yang kami lewati, keadaan keluarga kami dari dulu hingga sekarang yang kami alami, kerinduan saya terhadap mama saya sehingga kami sepakat untuk mengunjungi makam mama hari minggu nanti, dan masih banyak hal lainnya yang kami bicarakan, hingga tubuh merasa lelah dan hampir terlelap, dan kami tutup dengan pelukan hangat dan kecupan dikening saya. ( jangan bayangkan hal romantis, semua spontan saja terjadi dengan cara yang tidak romantis ).
---

Pagi ini, 
Saya sangat merindukan mama saya. Saya ingin memeluk erat beliau. Saya ingin bercengkerama dengan beliau. Saya ingin pergi-pergi dengan beliau. Saya ingin banyak menghabiskan waktu dengan beliau. Saya benar-benar ingin membahagiakan beliau. Pikiran saya nelangsa. Saya amat sangat rindu dengan beliau.

Doa saya selalu untuk beliau, semoga telah berbahagia di Surga. Amin.
---




Tidak ada komentar:

Posting Komentar