Don't you know? Jadi mamak mamak itu gak gampang sama sekali... *lap keringet*
Jadi seorang ibu itu gak ada kursusnya, gak ada sekolahnya, gak ada pelatihannya.
Jadi seorang ibu itu proses belajar seumur hidup.
-------
Feeling so exhausted this morning.
Drama pagi seorang ibu pekerja dengan anaknya yang....
~susah makan~
-------
Drama exclusive tersebut terjadi dirumah saya, karena saya sendiri ibu pekerja itu...
dengan... anak saya yang makannya susah sekali...
-------
Karena tidur kemalaman, saya bangun agak telat.
Setelah bangun, saya menuju kedapur dan buru-buru masak untuk menyiapkan makan untuk anak saya hari ini (walaupun saya titip anak ke mertua pada saat bekerja, tapi untuk kebutuhan makan dan snack semua saya siapkan sendiri).
Ya, karena bangun lebih telat dari biasanya, maka semuanya pun jadi terlambat dong...
Selesai mandi, beberes, dan masak, saya langsung membangunkan gadis kecil saya yang pagi ini tampak malas untuk membuka mata seperti biasanya, karena mungkin kecapekan semalam jalan-jalan di mall gak mau berenti dan ga mau pulang~
Setelah bangun dan mengganti popoknya, serta sedikit candaan kecil untuk mengembalilan semangatnya, maka rutinitas makan pun saya mulai, dengan harapan makan pagi kali ini mudah-mudahan sedikit lebih lancar dari biasanya, karena waktu sudah agak siang.
Dan, ternyata...
Harapan saya mah gagal total... cuma suapan pertama yang sukses ditelan, sedangkan suapan berikutnya hanya disimpan dan kemudian dimuntahkan karena tersedak.
Kemudian saya suapkan lagi, disimpan lagi, kemudian gadis kecil saya bersin... ~makanan keluar berceceran.
Lalu saya suapkan lagi, disimpan lagi, kemudian dilepeh... ~makanan kembali bececeran.
Saya suapkan lagi, disimpan lagi, dilepeh lagi... ~kotor lagi.
Lalu anak saya PUP... ~matahari sudah mulai naik.
habis bersihin pup, saya masih usaha untuk menyuapi lagi.. ~dan dilepeh lagi.
Mamak lelah nak.
-------
Ada bagian cerita yang saya lewatkan.
Yaitu, saya marah-marah.. menaikkan nada bicara.. dan menunjukkan mimik muka yang... menyeramkan mungkin untuk anak saya.
dan...
SAYA MENYESAL!
Ya Tuhan... ampuni saya karena sumbu kesabaran saya pendek sekali.
SAYA MENYESAL!
Saya jadi emosi, karena berkejar-kejaran dengan waktu, sedangan anak saya sulit diajak kerjasama. Rasa frustasi takut terlambat ngantor menjadi-jadi karena saya takut anak saya kelaparan, perut anak saya belum terisi makanan. *Sigh.
Lha kok saya marah sama anak saya? Lha wong saya sendiri kok yang salah. Makanya saya teramat sangat menyesal.
Apalagi sampe si anak terdiam dan memandang nanar ke arah saya. Semakin saya marah, maka anak saya semakin akan berusaha mendekatkan dirinya ke saya, dan terkadang ketika saya terlalu emosi saya tidak menggubrisnya. Saya memang keterlaluan. SAYA MENYESALINYA.
Saya terlambat bangun salah siapa?
Lha saya sendiri tidurnya kemalaman karena nonton drama korea.
Saya kasih sarapan anak saya kesiangan salah siapa?
Ya diri saya sendiri, karena terlambat bangun, dan masak menu yang prosesnya agak lama.
Anak saya ogah makan salah siapa?
Ya saya juga, lha wong anaknya bangun tidur, mungkin belum mood untuk makan.
Anak saya sampe lepeh-lepehin makan salah siapa?
Ya saya juga, udah tau anaknya ga mau makan, tapi saya paksa, ya itu akibatnya.
Semuanya SALAH SAYA SENDIRI, tapi saya malah emosi sama sikecil...
SAYA MENYESAL... huhuhu...
Maafkan mamakmu ini nak...
-------
Suami sudah seringkali mengingatkan supaya jangan marah-marah atau emosi, tapi saya mah tetep gitu, kalo lagi emosi suka susah ngontrol diri, padahal akhir-akhir ini saya sudah cukup bisa mengendalikan diri sewaktu anak saya lagi drama saat makan, tapi tadi pagi, sumbu kesabarannya mendek lagi... huhuhuhu..
Walopun kadang orang suka ngebesarin hati dengan bilang, ya gak papa, jangan terlalu dipikirian, wajar kok emosi menghadapi anak yang susah makan, banyak ibu-ibu yang begitu, tapi tetap saja rasa bersalah saya ini bikin hati saya nggak enak.
-------
Maaf ya nak, sudah jadi korban sumbu pendek kesabaran mama mu ini,
I'll try my best to be more patient, i promise honey.
Makasih ya nak, sudah jadi guru paling hebat dalam hidup mama, sehingga mama mau untuk terus berusaha jadi orang yang lebih baik dari hari ke hari.
-------
Mama sayang Sandra dengan segenap jiwa mama.
-------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar